Info Kampus
Jumat, 23 Sep 2022
  • Selamat datang di website resmi Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Strategi Membangun Infrastruktur Negeri

Minggu, 5 Desember 2021 Oleh : UNWIKU Purwokerto

Oleh : Nirwono Joga Pusat Studi Perkotaan

Setiap 3 Desember dirayakan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU). Sejak Bangsa Indonesia merdeka, hingga kini, Kementerian PU (dengan berbagai perubahan nama dari masa ke masa sesuai dengan kondisi politik saat itu) telah menjadi tulang punggung utama pembangunan Indonesia, motor penggerak perekonomian nasional, dan turut membangun identitas bangsa di mata dunia. Presiden Joko Widodo akan terus menggenjot pembangunan infrastruktur.

Di tengah pandemi covid-19, pembangunan infrastruktur menjadi pembangkit (penyelamat) akselerasi pemulihan ekonomi nasional. Berbagai program infrastruktur rutin dan nonrutin serta program padat karya tunai yang digelar serentak di berbagai wilayah terdampak covid-19 secara perlahan telah mampu membuka lapangan kerja. Juga, menggeliatkan perekonomian lokal serta meningkatkan daya beli masyarakat.

Dalam Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024 dan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN), pembangunan infrastruktur masih mendominasi PSN yang harus dituntaskan pada 2024.

Daya saing bangsa

Pembangunan infrastruktur terus dikejar agar daya saing bangsa semakin meningkat dan memacu pertumbuhan ekonomi nasional maupun regional sekaligus menjawab tantangan masa depan yang terus berubah cepat dan dinamis. Pembangunan infrastruktur harus adaptif dan berevolusi mengikuti perubahan zaman serta bertransformasi menyesuaikan kebutuhan dan memberikan dampak berkelanjutan pada kehidupan masyarakat.

Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono menegaskan tuntutan kebutuhan infrastruktur dan target penyelesaian pembangunan yang tidak ringan di tengah pandemi covid-19 membutuhkan kecepatan dan inovasi dalam setiap tahapan pembangunan infrastruktur. Mulai pengambilan keputusan, perencanaan, hingga pelaksanaan. Kecepatan diperlukan mengingat pembangunan infrastruktur Indonesia yang tertinggal jauh dari negara lain. Kecepatan membutuhkan strategis yang tepat.

Untuk mewujudkan hal itu, Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono menerapkan lima strategi untuk memastikan kecepatan dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur. Pertama, penyusunan program kegiatan dilaksanakan secara tersistem (sistemis) baik dan fokus. Tersistem sesuai siklus pembangunan, mulai survei, investigasi, desain, pembebasan lahan, pelelangan, konstruksi, operasi, hingga pemeliharaan. Selain itu, memastikan semua infrastruktur yang dibangun berfungsi baik dan bermanfaat (outcome) bagi masyarakat.

Kedua, pengambilan keputusan yang cepat dan berani mengambil risiko dengan keputusan cepat didasarkan atas sumber daya dan risiko yang dikelola dengan baik.

Ketiga, dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur, harus didukung tim kerja yang solid dan irama kerja rock and roll, istilah Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono yang dikenal drumer hebat. Artinya, para penyelenggara infrastruktur harus memiliki karakter kuat, berani, dan berjiwa seni. Kuat berarti kompeten dan professional. Kalau berani, pasti karena berintegritas dan cepat dalam mengambil keputusan serta berjiwa seni untuk mengembangkan kemampuan melakukan inovasi dan improvisasi. Tak kalah penting harus berakhlakul karimah, keberadaannya memberi manfaat dan rasa nyaman bagi lingkungan. “Smart is a must, but not sufficient,” kata Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono.

Keempat, pengawasan pembangunan dilakukan dengan detail dan konsisten secara berjenjang. Mulai tingkat pengawas hingga menteri, bahkan presiden, terutama untuk infrastruktur strategis yang menjadi prioritas nasional.

Kelima, Kementerian PU-Pera selalu memastikan dan menjamin infrastruktur yang dibangun di Indonesia, dari desain, konstruksi, operasi, hingga pemeliharaan sesuai standar-standar yang berlaku.

Inovasi

Seiring dengan kecepatan, pembangunan infrastruktur juga membutuhkan peran inovasi agar memberikan nilai tambah dan sisi lain yang lebih humanis. Inovasi, salah satunya sangat ditentukan jiwa seni perencananya yang memengaruhi imajinasi dan daya ciptanya yang dilanjutkan para insinyur. Berbagai desain infrastruktur yang spektakuler diawali dari gambaran imajinasi yang menjadi dasar para insinyur bekerja. Berbagai inovasi dengan seni dalam pembangunan infrastruktur publik juga dapat meningkatkan ketertarikan masyarakat dan mampu menggugah rasa memiliki untuk merawat serta menjaga infrastruktur tersebut.

Kita harus selalu belajar mengikuti perkembangan zaman yang semakin dinamis, penuh tantangan, dan persaingan agar menjadi insan yang merupakan bagian dari solusi (a part of solution), bukan bagian dari masalah (a part of problem).

Presiden Joko Widodo menegaskan membangun infrastruktur secara merata dan menyeluruh merupakan perwujudan wujud sila kelima Pancasila, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Membangun infrastruktur merupakan proses membangun peradaban bangsa yang sigap membangun negeri karena infrastruktur itu dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Sumber: mediaindonesia.com

https://mediaindonesia.com/opini/451182/strategi-membangun-infrastruktur-negeri

Tulisan Lainnya

Informasi

Jl. Raya Beji Karangsalam No.25
Kec. Kedungbanteng Kab. Banyumas
Jawa Tengah 53152

Email : info@unwiku.ac.id
Telp : (0281) 6439889